Rapat FGD Digelar Bersama Tenaga Ahli Edison MP, Tenaga Ahli Gubernur Ansyori Jausal ,TNBBS, Lipi ,Kepala OPD.
Kejarfakta.com Lambar- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), melalui Bappeda Lambar, menggelar Rapat Focus Group Disccusion (FGD) terkait menggagas Pembangunan Kabupaten Berbasis Konservasi Tahun 2018, di Ruang Rapat Pakuwon Aula Bapeda Lambar Senin, (21/05/18).Rapat FGD digelar bersama dengan Tenaga Ahli Edison MP, Tenaga Ahli Gubernur Ansyori Jausal ,TNBBS, Lipi ,Kepala OPD, dan Lainnya.
Dalam Arahanya Kepala Bappeda Ir.Okmal M.Si,. Menyampaikan, perihal yang melatarbelakangi pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan di Lambar, sebagai kabupaten konservasi.
Kemudian wacana Kabupaten Konservasi Lambar tidak terlepas dari perkembangan ide Kabupaten Konservasi secara nasional di Indonesia (Kapuas hulu, Lebong, Wakatobi, Kuningan dan Lambar).
Selanjutnya Bupati Lambar menyatakan bahwa pembangunan wilayah Lambar, tidak dapat dilepaskan dari kondisi hutan di Lambar sebagai hulu dari sungai-sungai besar yang mengalirkan ke Kabupaten Lain.
Pada acara pembukaan workshop ,peningkatan fungsi pengelolaan kawasan HPT -HL Bengkunat kawasan lindung khusus dan penyangga kehidupan pada 29 Maret 2005.
Selanjutnya, dukungan kesepakatan Bupati Se- Provinsi Lampung pada tahun 2006 mendukung Kabupaten Lambar sebagai Kabupaten Konservasi dan secara eksplisit, kebijakan Kabupaten Konservasi dicanangkan melalui peraturan Bupati Lambar No 48 Tahun 2009 Tentang Kabupaten Lambar sebagai Konservasi.
Terakhir terkait strategi utama termaktub di dalam visi dan misi Bupati Lambar periode 2017-2022 yaitu terwujudnya Lambar Hebat dan sejahtera . “Misi untuk mengembangkan wilayah melalui pembangunan infrastuktur, secara berkeadilan dengan memperhatikan aspek penyelenggaraan bencana dan wawasan lingkungan,” pungkasnya. (Red.Kejarfakta.com)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar